cara mencegah korupsi di lingkungan kerja

Inilah Tindakan Mencegah Korupsi di Dalam Bisnis – Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini sudah semakin banyak orang yang sangat senang untuk berbisnis demi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalin kerja sama untuk mencegah tindak pidana korupsi pada sektor bisnis. Kerja sama ini ditandai dengan pembaruan nota kesepahaman di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum dan Pertahanan Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan MoU diperbarui karena melihat banyaknya kasus pungutan yang diminta kepada pengusaha ketika mengurus bisnis.

Inilah Tindakan Mencegah Korupsi di Dalam Bisnis

KPK sebut korupsi harus dihilangkan
Ketua KPK Firli Bahuri berharap setelah kerja sama ini tidak ada lagi tindak pidana korupsi news yang dilakukan oleh pengusaha. Menurutnya, korupsi harus dihilangkan agar ekonomi nasional efektif.

“Karena kalau kita ingin mewujudkan kegiatan-kegiatan ekonomi kita, lancar, mudah, efektif dan efisiensi, pasti lah harus kita hindari biaya tinggi, yaitu dengan cara suap tadi harus dihilangkan, gratifikasi harus dihilangkan, pemerasan dan kecurangan demi kepentingan harus dihilangkan,” jelas Firli.

KADIN bakal berpegang pada motonya
Ketua KADIN Arsjad Rasjid mengatakan pihaknya mempunyai moto ‘Kadin yang inklusif dan kolaboratif’. Hal ini yang akan dipegang teguh para anggotanya.

“Inklusif berarti bahwa Kadin Indonesia adalah rumah dari semua pengusaha, bukan hanya pengusaha besar, pengusaha menengah, pengusaha kecil sampai pengusaha ultra mikro,” kata Arsjad.

KPK catat ada 356 orang swasta terseret korupsi
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, mengatakan banyak pihak swasta yang terseret kasus korupsi. Sejak KPK berdiri, tercatat sudah ada 356 orang dari sektor swasta yang diproses hukum dan tujuh korporasi ditindak.

Selain itu, KPK juga telah membentuk Direktorat Antikorupsi Badan Usaha guna mengurangi kasus dari sektor ini. KPK berharap MoU dengan KADAIN ini bisa mencegah hal tersebut terjadi lagi.

“Teman-teman di Pencegahan terlintasnya juga kalau bekerja sama dengan Kadin tujuannya cuma satu, bisnis lancar enggak pakai suap. Kalau bisnisnya biar Kadin yang mengurus, suapnya kalau bisa kita koordinasikan, fasilitasikan, pasti kita upayakan,” kata Pahala.